Sejumlah pengamat sepak bola BBC Sport baru saja membeberkan prediksi starting XI Inggris untuk Euro 2028, dan hasilnya memperlihatkan perpaduan menarik antara pemain senior yang masih dipercaya dan talenta muda yang siap menembus tim utama. Nama-nama seperti Jordan Pickford, Jude Bellingham, dan Harry Kane tetap muncul di hampir semua daftar, tetapi ada pula kejutan berupa masuknya pemain-pemain belia seperti Rio Ngumoha dan Max Dowman. Penyusunan prediksi ini dilakukan kurang dari dua bulan setelah Spanyol merayakan gelar juara dunia, tepat ketika siklus turnamen besar berikutnya mulai berjalan.
Euro 2028 akan bergulir mulai 9 Juni 2028 dengan Inggris, Skotlandia, Wales, dan Republik Irlandia bertindak sebagai tuan rumah bersama. Inggris sendiri akan menjamu Spanyol pada laga pembuka Nations League, sebuah kompetisi yang tidak menyediakan jalur kualifikasi langsung, namun bisa menjadi jalur sekunder bagi tim yang gagal lolos otomatis. Yang menarik, meski berstatus tuan rumah, skuad asuhan Thomas Tuchel tetap tidak dijamin mendapat tempat di putaran final.
Euro 2028 dan Jalan Inggris Menuju Putaran Final
Format tuan rumah bersama membuat Euro 2028 menjadi salah satu edisi paling unik dalam sejarah turnamen. Inggris, Skotlandia, Wales, dan Republik Irlandia berbagi peran sebagai penyelenggara, tetapi status tersebut tidak serta-merta memberi mereka tiket gratis ke putaran final. Semua tuan rumah, termasuk Inggris, tetap wajib meraih tempat mereka melalui jalur yang tersedia.
Karena itu, laga kontra Spanyol di ajang Nations League bukan sekadar uji coba biasa. Kompetisi ini memang tidak menawarkan jalur kualifikasi langsung, namun menyediakan rute sekunder bagi tim-tim yang gagal lolos secara otomatis. Artinya, setiap pertandingan di Nations League tetap punya bobot kompetitif tersendiri bagi Inggris dan tim-tim Eropa lainnya.
Pertanyaan besarnya kemudian sederhana: jika Inggris memang lolos, siapa saja yang layak mengisi sebelas awal pada laga pembuka musim panas 2028 nanti? BBC Sport pun meminta beberapa pakar mereka memberikan proyeksi, sekaligus mengajak pembaca memilih tim versi masing-masing melalui pemilih tim yang tersedia.
Prediksi Starting XI Inggris Versi Phil McNulty
Penulis sepak bola utama BBC Sport, Phil McNulty, menilai komposisi England hanya akan mengalami sedikit perubahan dibandingkan Piala Dunia. Menurutnya, Jordan Pickford masih layak menjadi kiper utama meski nanti berusia 34 tahun, terutama karena pengalamannya. Namun ia juga memperingatkan bahwa James Trafford berpotensi memberikan tantangan serius di posisi tersebut.
Di sektor bek kanan, McNulty mengaku secara pribadi lebih memilih Trent Alexander-Arnold. Meski demikian, ia belum yakin Tuchel sepenuhnya mempercayai pemain itu, kendati sudah memanggilnya kembali ke timnas. Atas dasar keraguan tersebut, ia memilih Tino Livramento dengan catatan pemain itu mampu menjaga kebugarannya, sambil tetap berharap Tuchel mengesampingkan keraguannya terhadap Alexander-Arnold.
Untuk jantung pertahanan, McNulty membayangkan Jarrad Branthwaite berduet dengan Marc Guehi bila bek Everton itu terbebas dari cedera, dengan Nico O’Reilly tetap mengisi sisi kiri. Di lini tengah, ia lebih memilih Adam Wharton ketimbang Elliot Anderson, meski mengakui kualitas Anderson sangat tinggi, dan menempatkan Declan Rice sebagai pilihan yang sudah pasti.
McNulty juga menyinggung nama Cole Palmer, Morgan Rogers, hingga Morgan Gibbs-White yang berpotensi menuntut tempat. Namun menurutnya, penampilan gemilang Jude Bellingham di Piala Dunia sudah menutup segala perdebatan soal kelas dan posisinya di tim. Ia pun mengandalkan Harry Kane untuk satu turnamen besar lagi, meski usianya mendekati 35 tahun, dan menyebut Bukayo Saka sebagai pilihan pasti, sementara pemain muda Liverpool, Rio Ngumoha, diprediksi berkembang cukup pesat untuk mengisi sisi kiri.
Sami Mokbel dan John Murray: Stabilitas Skuad Jadi Kunci
Koresponden senior sepak bola BBC Sport, Sami Mokbel, menilai susunan yang diprediksi hampir identik dengan tim pilihan utama Inggris di Piala Dunia. Satu-satunya perbedaan besar menurutnya ada pada posisi Morgan Rogers, meski ia mengakui persaingan dengan Anthony Gordon akan sangat ketat. Menurut Mokbel, skuad ini dihuni pemain-pemain yang akan berada di puncak karier mereka, sehingga sulit membayangkan ada nama yang tergusur dalam dua tahun ke depan.
Meski begitu, Mokbel memprediksi bangku cadangan Inggris akan diisi sejumlah opsi segar. Nama-nama seperti Rio Ngumoha, Alex Scott, Lewis Miley, hingga Max Dowman disebut berpeluang besar menuntut tempat di skuad. Ini menunjukkan bahwa kedalaman skuad Inggris tidak hanya bertumpu pada sebelas pemain inti, tetapi juga pada regenerasi yang berjalan beriringan.
Pandangan senada datang dari koresponden sepak bola BBC Radio 5 Live, John Murray, yang menegaskan tidak melihat alasan untuk merombak skuad besar-besaran. Ia mengingatkan bahwa Inggris telah mencapai semifinal Piala Dunia dan final Euro dalam dua tahun terakhir, yang menandakan kelompok pemain ini sudah matang dan tinggal selangkah lagi. Faktor bermain di kandang sendiri pun diyakini bakal meningkatkan peluang mereka untuk akhirnya menuntaskan target juara.
Soal posisi kiper, Murray tidak akan terkejut bila James Trafford dan Dean Henderson diberi kesempatan. Namun ia menduga pengalaman Pickford tetap menjadi pembeda hingga turnamen berlangsung, terlebih jika dua pesaingnya tidak bermain untuk klub yang bersaing di kompetisi utama. Ia juga memperkirakan Tino Livramento, Lewis Hall, dan Ben White akan memperebutkan posisi di sektor bek sayap.
Ian Dennis dan Alex Howell: Sorotan pada Kiper dan Bek Kanan
Reporter senior sepak bola BBC, Ian Dennis, menghitung bahwa saat Euro 2028 dimulai pada 9 Juni, kapten Inggris Harry Kane akan berusia 34 tahun 317 hari. Mengetahui besarnya ambisi Kane, ia yakin sang kapten tetap bertekad memimpin Inggris di turnamen yang digelar di tanah sendiri, dan barring cedera, masih akan menjadi ujung tombak utama. Dennis juga mendukung Pickford tetap berada di bawah mistar gawang.
Menurut Dennis, sulit membayangkan siapa yang bakal tersingkir dari skuad saat ini karena para pemain terus berkembang bersama. Ia mencatat Ezri Konsa sebagai satu-satunya pemain lain yang berusia 30-an, sehingga sebelas awal versinya terasa sangat familiar. Max Dowman diprediksi masuk skuad 2028, sedangkan satu-satunya posisi yang benar-benar meragukan baginya adalah bek kanan, mengingat sejak September 2024 sudah ada sembilan pemain berbeda yang menjadi starter di sana.
Dennis pun tidak menutup peluang Archie Gray untuk memaksa masuk ke dalam persaingan. Seperti halnya Nico O’Reilly, ia bisa membayangkan gelandang lain beradaptasi mengisi posisi tersebut di sisi kanan. Menurutnya, Gray memiliki kualitas, temperamen, dan jiwa kepemimpinan yang cukup untuk naik ke level internasional senior.
Sementara itu, reporter berita sepak bola Alex Howell memprediksi Pickford masih menjadi nomor satu, dengan Trafford yang terus mendekat setelah beberapa musim lagi di Premier League. Ia menyebut persaingan Adam Wharton dan Myles Lewis-Skelly di lini tengah sangat ketat, namun menduga Tuchel akan memilih Lewis-Skelly yang lebih fisik sebagai gelandang nomor enam. Howell juga menyoroti Branthwaite sebagai bek tengah fisik kunci yang menguntungkan karena bertipe kidal sehingga menyeimbangkan pertahanan, meski pilihan itu bisa jatuh ke Levi Colwill.
Pemain Muda yang Berpotensi Menembus Skuad
Dari seluruh prediksi yang terkumpul, satu benang merah yang tampak jelas adalah besarnya peran pemain muda dalam proyeksi Inggris dua tahun ke depan. Nama-nama ini muncul berulang kali di berbagai daftar pakar, menandakan bahwa regenerasi skuad bukan lagi wacana, melainkan sesuatu yang sedang berjalan.
- Rio Ngumoha (Liverpool) diprediksi berkembang pesat hingga menjadi pemain reguler Inggris dan mengisi sisi kiri serangan.
- Max Dowman diperkirakan berusia 18 tahun saat Euro 2028 dan kemungkinan besar masuk skuad, bahkan berpeluang menantang posisi Saka.
- Brian Madjo disebut sebagai penyerang nomor sembilan alami berikutnya yang bisa menjadi pelapis Kane.
- Alex Scott dan Lewis Miley masuk daftar opsi segar di bangku cadangan menurut Sami Mokbel.
- Archie Gray berpotensi memaksa masuk ke persaingan, termasuk untuk posisi bek kanan yang masih belum stabil.
Kemunculan nama-nama tersebut menunjukkan bahwa kedalaman skuad Inggris akan menjadi salah satu kekuatan terbesarnya. Jika para pemain muda ini benar-benar matang sesuai perkiraan, Tuchel atau siapa pun pelatihnya nanti akan punya banyak opsi berkualitas di hampir semua lini.
Mengapa Posisi Bek Kanan Jadi Titik Rawan
Dari sekian banyak posisi, bek kanan tampak menjadi satu-satunya area yang benar-benar belum menemukan pemilik tetap. Ian Dennis mencatat sembilan pemain berbeda telah menjadi starter di posisi itu sejak September 2024, sebuah angka yang menunjukkan betapa belum solidnya sektor tersebut. Ketidakpastian ini juga tercermin dari keraguan Phil McNulty soal kepercayaan Tuchel kepada Trent Alexander-Arnold.
Dampaknya cukup signifikan. Posisi bek kanan bukan sekadar soal bertahan, melainkan juga menjadi titik awal serangan dari sisi sayap. Tanpa sosok yang benar-benar dipercaya, Inggris berisiko kehilangan konsistensi dalam membangun serangan maupun dalam menjaga keseimbangan saat bertahan. Karena itu, memberi solusi permanen di sektor ini akan menjadi salah satu pekerjaan rumah utama menjelang Euro 2028.
Beberapa alternatif pun mulai disebut, mulai dari Tino Livramento yang sarat catatan kebugaran, Ben White dan Lewis Hall menurut John Murray, hingga Archie Gray yang dinilai mampu beradaptasi. Pilihan Tuchel di posisi ini pun akan menjadi salah satu keputusan paling menentukan dalam menyusun sebelas awal di turnamen nanti.
Kesempatan Emas di Tanah Sendiri
Bermain di kandang sendiri memberi tekanan sekaligus peluang besar bagi Inggris. John Murray menilai faktor ini bisa meningkatkan kans Inggris untuk akhirnya memenangi turnamen besar, apalagi setelah mereka sempat mencapai semifinal Piala Dunia dan final Euro. Dukungan suporter di empat negara tuan rumah, dengan Inggris sebagai salah satu pusatnya, jelas menjadi modal tersendiri.
Namun, status tuan rumah juga berarti ekspektasi yang lebih tinggi. Inggris tidak otomatis lolos, dan seandainya mereka gagal meraih tempat, seluruh narasi soal generasi emas ini berpotensi buyar. Itulah mengapa setiap laga di Nations League dan jalur kualifikasi sesungguhnya menjadi bagian penting dari perjalanan menuju Euro 2028, bukan sekadar formalitas.
Dengan skuad yang diprediksi bertahan di puncak performa, ditambah munculnya talenta baru seperti Ngumoha dan Dowman, Inggris tampak punya bahan baku yang cukup untuk bersaing. Pertanyaannya tinggal bagaimana Tuchel atau pelatih berikutnya meracik komposisi yang tepat dan menyelesaikan celah di posisi-posisi kunci.
Kesimpulan
Prediksi starting XI Inggris untuk Euro 2028 dari para pakar BBC Sport menunjukkan dua hal utama. Pertama, kerangka tim saat ini dinilai sudah cukup kuat dan tidak perlu dirombak besar-besaran, dengan nama-nama seperti Pickford, Kane, Bellingham, Saka, dan Rice tetap menjadi tulang punggung. Kedua, regenerasi berjalan cepat berkat kehadiran pemain muda seperti Rio Ngumoha, Max Dowman, hingga Brian Madjo yang diperkirakan mulai menembus skuad.
Yang masih menjadi tanda tanya besar adalah posisi bek kanan dan seberapa siap kiper pelapis mengambil alih tongkat estafet dari Pickford. Menjelang bergulirnya turnamen pada 9 Juni 2028, dinamika dua tahun ke depan akan sangat menentukan apakah proyeksi ini benar-benar terwujud. Bagaimana menurut Anda, siapa saja yang layak masuk sebelas awal Inggris di Euro 2028?
