Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, baru saja menorehkan namanya dalam buku sejarah sepak bola negeri Ratu Elizabeth. Pada laga melawan Panama di Piala Dunia 2026, Kane berhasil memecahkan rekor Gary Lineker dan resmi menjadi pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang masa di ajang Piala Dunia. Pencapaian gemilang ini tak hanya membawa Inggris melaju ke babak berikutnya, tetapi juga menegaskan statusnya sebagai salah satu striker paling haus gol di generasinya.
Gol Bersejarah Kane Kalahkan Panama
Pertandingan yang berlangsung sengit di fase grup itu akhirnya dimenangkan Inggris dengan skor 2-0. Gol kedua tim Three Lions dicetak oleh Harry Kane melalui sundulan sempurna memanfaatkan umpan silang Jude Bellingham di babak kedua. Gol tersebut bukan sekadar penentu kemenangan, melainkan juga membawa Kane mengoleksi total 11 gol di Piala Dunia, melewati catatan 10 gol milik legenda Gary Lineker.
“Ini adalah momen yang membanggakan,” ujar Kane kepada BBC Sport usai pertandingan. “Saya sudah bilang sebelumnya, Piala Dunia adalah turnamen terbesar bagi pesepak bola profesional. Mencapai 11 gol terasa luar biasa. Saya ingin menikmati momen ini bersama tim dan menjadi yang teratas dalam daftar pencetak gol Inggris,” tambahnya dengan nada rendah hati.
Perbandingan dengan Legenda Sebelumnya
Gary Lineker sendiri sudah lama memegang rekor tersebut—ia mencetak enam gol di Piala Dunia 1986 di Meksiko dan empat gol di Italia 1990. Beberapa waktu lalu, Lineker menyebut Kane sebagai “striker Inggris terhebat yang pernah kita miliki.” Kini prediksi itu terbukti nyata.
Kane mulai meniti rekor ini sejak Piala Dunia 2018 di Rusia di mana ia menjadi pencetak gol terbanyak (Golden Boot) dengan enam gol. Dua gol tambahan ia sumbangkan di Qatar 2022, dan kini sudah tiga gol di Piala Dunia 2026. Dengan torehan itu, ia menjadi pemain Inggris kedua—setelah David Beckham—yang mampu mencetak gol di tiga edisi Piala Dunia berbeda.

Menuju Puncak Sepanjang Masa: Bisakah Kane Mengejar?
Meski sudah memecahkan rekor negaranya, Kane masih harus menempuh jalan panjang untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Saat ini posisi puncak dipegang Lionel Messi yang sudah mengemas 18 gol setelah Piala Dunia 2026. Messi memecahkan rekor sebelumnya milik Miroslav Klose (16 gol) dengan performa gemilangnya.
Namun, usia Kane yang lebih muda enam tahun dari Messi memberinya keunggulan waktu. Keduanya sama-sama masih aktif bertanding dan terus menambah koleksi gol. Sementara itu, Kane sudah unggul atas Cristiano Ronaldo (10 gol) dan hanya berselisih empat gol dari Ronaldo Brasil (15 gol). Tak hanya itu, legenda hidup Pelé yang berada satu tingkat di atasnya dengan 12 gol juga menjadi sasaran Kane di turnamen yang sama.
Peluang Kane Melampaui Pelé
Pelé adalah satu-satunya pemain yang memenangkan Piala Dunia tiga kali, dengan 12 gol hanya dalam 16 pertandingan. Hebatnya, Kane juga sudah bermain sebanyak 16 laga di Piala Dunia—sama dengan jumlah penampilan Pelé. Rasio gol per menit Pelé sedikit lebih baik (satu gol setiap 105 menit) dibanding Kane (113 menit), namun selisih itu tipis dan bisa terkejar.
Dengan performa Inggris yang konsisten di Piala Dunia 2026, bukan tidak mungkin Kane akan menambah pundi-pundi golnya. Setiap tendangan, sundulan, atau penalti yang ia lesakkan semakin mendekatkan namanya ke jajaran legenda sepak bola dunia.
Kesimpulan: Rekor yang Menginspirasi
Pencapaian Harry Kane sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di Piala Dunia bukan sekadar angka. Ini adalah cerminan konsistensi, dedikasi, dan kualitas seorang striker kelas dunia. Dengan usia yang masih cukup produktif, Kane berpotensi terus memecahkan rekor-rekor lain. Apakah ia akan mampu mengejar Messi, Klose, atau bahkan Pelé? Hanya waktu yang bisa menjawab, tapi satu hal pasti: namanya sudah terukir emas dalam sejarah sepak bola Inggris.