Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menegaskan bahwa Thomas Tuchel tetap menjadi pelatih kepala Timnas Inggris meskipun mereka gagal melaju ke final Piala Dunia 2026. Kekalahan tipis 2-1 dari Argentina di babak semifinal memang menyayat hati, tetapi dukungan penuh dari FA tidak goyah. Tuchel diyakini akan tetap memimpin skuad Garuda Putih hingga ajang Euro 2028 yang akan digelar di tuan rumah gabungan Inggris, Wales, Skotlandia, dan Irlandia.
FA Beri Dukungan Penuh untuk Thomas Tuchel
Kekalahan di semifinal jelas menjadi pukulan berat, terutama setelah Inggris unggul lebih dulu. Sejumlah kritik dilontarkan kepada Tuchel terkait keputusan pergantian pemain di babak kedua. Namun, FA melalui CEO Mark Bullingham dengan tegas menyatakan bahwa dukungan FA untuk Thomas Tuchel tidak berkurang sedikit pun. Bullingham menyebut performa tim selama turnamen tetap dinilai sebagai langkah positif.

“Ini sangat memilukan karena kami hampir mencapai final,” ujar Bullingham dalam pernyataan resmi. “Para pemain dan Thomas sudah memberikan segalanya. Skuad, pelatih, dan staf bekerja keras sepanjang turnamen. Saya berterima kasih kepada mereka semua, juga kepada para penggemar hebat di Amerika Serikat dan di rumah.”
Kontrak Diperpanjang hingga Euro 2028
Tuchel sendiri menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun pada Februari lalu, setelah awalnya diangkat pada Januari 2025 dengan misi 18 bulan untuk memenangkan Piala Dunia. FA melihat proyek jangka panjang ini masih berada di jalur yang benar. Dengan tetap mempertahankan dukungan FA untuk Thomas Tuchel, diharapkan ia bisa membawa tim lebih solid saat menjadi tuan rumah Euro 2028.
Turnamen tersebut dianggap sebagai peluang langka. Tuchel dikabarkan sangat antusias memimpin Inggris di depan pendukung sendiri. “Kami akan terus berjalan dengan kontrak hingga Euro di kandang sendiri. Saya menantikannya, meski saat ini sulit untuk melihat terlalu jauh,” kata Tuchel dalam konferensi pers di Atlanta.
Pertandingan Perebutan Medali Perunggu
Meski gagal ke final, Inggris masih memiliki satu laga penting: pertandingan perebutan medali perunggu melawan Prancis pada Sabtu (22:00 BST). Jika menang, ini akan menjadi pencapaian terbaik tim pria Inggris di Piala Dunia sejak 1966. FA optimistis hasil ini bisa menjadi modal berharga menuju Euro 2028 di bawah asuhan Thomas Tuchel.
“Ini semifinal; banyak negara sepak bola besar tersingkir sebelum semifinal. Jadi ini tetap sebuah pencapaian,” tegas Tuchel. “Tapi tidak ada yang mau mendengar itu sekarang, termasuk saya, karena kami menuntut yang terbaik dari diri sendiri. Itulah sifat kompetitif.”
Langkah Positif di Tengah Kekecewaan
Secara internal, kemajuan Inggris hingga semifinal Piala Dunia 2026 dipandang sebagai hasil yang relatif sukses. Dengan fondasi yang sudah dibangun oleh Thomas Tuchel, FA tidak berniat mengubah arah. Dukungan penuh dari federasi menjadi sinyal kuat bahwa proyek Tuchel masih dipercaya penuh untuk membawa kejayaan di turnamen berikutnya.
Kekalahan memang menyakitkan, tetapi dengan dukungan FA yang solid, masa depan timnas Inggris bersama Thomas Tuchel masih cerah. Semua mata kini tertuju pada pertandingan melawan Prancis dan persiapan menuju Euro 2028.